Rabu, 19 Desember 2012

BAHSA INGGRIS


NUGROHO ARDYAN B

Pengertian Article

  • A, an, the (articles) adalah kata yang digunakan untuk membatasi pengertian dari noun (kata benda).
  • Article atau kata sandang, terbagi menjadi dua macam, yaitu: Definite dan Indefinite.
  • Adapula zero article yang berarti tanpa kata sandang.

Definite Article

  • The merupakan kata sandang yang digunakan pada Definite Article.
  • The digunakan pada hal yang spesifik (telah jelas ataupun telah diterangkan sebelumnya) meliputi: person (orang), thing (benda), maupun idea (pemikiran).
  • Kata ini digunakan sebelum countable noun (kata benda dapat dihitung) maupun uncountable noun (kata benda yang tidak dapat dihitung).

Contoh Definite:

  • There’s a girl in front of the bookstore. The girl wore boots. (Disana ada seorang anak di depan toko buku.)
  • The place that I just visited is cozy. (Tempat yang baru saya kunjungi sangat nyaman.)

Indefinite Articles

  • A atau an digunakan pada Indefinite Articles.
  • Kata sandang ini digunakan pada hal yang tidak spesifik atau belum pernah diterangkan sebelumnya, meliputi: person (orang), thing (benda), maupun idea (pemikiran).
  • Kata ini hanya digunakan sebelum singular countable noun (kata benda dapat dihitung tunggal).

Contoh Indefinite:

  • a man, a book, an umbrella
  • He goes to the swimming pool twice a week. (Dia pergi ke kolam renang dua kali seminggu.)

Zero Article (Tanpa a, an, the)

  • Zero article berarti tidak ada article (a, an, the) yang perlu untuk digunakan terhadap suatu noun (kata benda).
  • Beberapa macam noun yang tidak  atau dapat tidak menggunakan article (tanpa a, an, the) antara lain adalah nama-nama bahasa, olahraga, academic subject, dll.

Contoh Zero:

  • Can you speak Japanese? (Dapatkah kamu bicara bahasa Jepang?)
  • That children played football. (Anak-anak itu bermain bola.)

Phrase adalah rangkaian kata yang sudah mengandung suatu pengertian atau satu kesatuan makna, tetapi tidak mempunyai subject dan predicate dan merupakan bagian dari suatu kalimat. Apabila kata-kata dalam phrase tersebut kita pisah, maka mempunyai makna yang berbeda apabila kata-kata tersebut disatukan.

Contoh:
  • The girl at the door is my sister.
  • The book on the table is mine.
  • The man with the red hat is my teacher.
  • The boys in the street are students.
Berdasarkan penggunaannya Phrase dapat diklasifikasikan menjadi 3 macam, yaitu:
  1. Noun Phrase.
  2. Adjective Phrase.
  3. Adverbial Phrase.
1. Noun Phrase

Adalah phrase yang digunakan/berfungsi sebagai noun (kata benda).

Contoh:
  • Ali went to the store for some books.
  • My new car near the tree is old enough.
  • The desk in this room is small.
2. Adjective Phrase

Adalah phrase yang digunakan/berfungsi sebagai adjective, mem�beri sifat kepada noun atau pronoun.
Contoh:
  • Books in black and red were the clerk's delight.
  • The girl with long hair is my friend.
3. Adverbial Phrase

Adalah phrase yang digunakan/berfungsi sebagai adverb, yakni menerangkan kata kerja.

Contoh:
  • He shouted on house top.
  • Henry fishes in the big lake.
  • He put the money into his pocket.
Adverbial Phrase dapat juga digunakan untuk menyatakan (mengekspresikan) beberapa hubungan; seperti mengekspresikan hubungan waktu (expressing a relation of time), place (tempat), manner (cara), degree (tingkat/derajat), cause (sebab akibat), purpose (tujuan/maksud), condition (syarat), atau concession or contrast (pertentangan).

Perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

1. Menunjukkan Hubungan Waktu.
  • She has been ill since two days ago,
  • We have been studying English for three years.
2. Menunjukkan Hubungan Tempat.
  • I live near the school.
  • He hurried into the classroom.
  • The children's toys were all over the room.
3. Menunjukkan Hubungan Cara.
  • He cut it with a knife.
  • She writes an angry letter in red ink.
4. Menunjukkan Hubungan Tingkat.
  • I love her very much.
  • You must study English more diligently.
5. Menunjukkan Hubungan Sebab Akibat.
  • She was injured because of the bus accident.
  • I was late because of the rain.
  • Your father is very angry with you for staying out so late.
6. Menunjukkan Hubungan Tujuan.
  • She has come to tell you the latest news.
  • I leave for Jakarta to buy some books.
7. Menunjukkan Hubungan Pertentangan.
  • In spite of the rain he went out.
  • Regardless of the weather she always brings an umbrella.
8. Menunjukkan Hubungan Syarat.
  • We'll go if necessary.
Berdasarkan kata-kata pendahuluannya (introductory words or pivot word) phrase dapat diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu:
  1. Prepositional Phrase.
  2. Principal Phrase.
  3. Infinitive Phrase.
  4. Gerund Phrase.
1. Prepositional Phrase

Adalah ungkapan yang mengandung prepos'isi (kata depan); dan biasanya dapat dipakai/berfungsi sebagai Noun, Adjective atau. Adverb. Contoh:
  • The report will be sent in a few days.
  • He is sometimes angry with his wife.
  • I'm sorry for having come late.
  • The traffic sign points to the left.
2. Principial Phrase

Adalah ungkapan yang mengandung participle yang biasanya berfungsi sebagai adjective.
  • Not knowing anyone in town he felt very lonesome.
  • Having finished his assignment, he went home.
  • Having lost all my money, I went home.
  • Student arriving late will not be permitted to enter the lecture hall. (Arriving late menjelaskan student.)
  • We heard the children crying.
Arti atau pengertian dari kalimat yang mengandung Participial Phrase dapat menun�jukkan:

1. Waktu

a. After (sesudah)
  • Having finished all the work, she went home. (Setelah dia  menyelesaikan semua pekerjaan, dia pulang.)
b. While or When ( = ketika)
  • Walking along the street, I met a friend whom I had not seen for along time. (Ketika saya berjalan sepanjang jalan, saya bertemu teman yang telah lama saya tidak berjumpa.)
2. Sebab Akibat
  • Having worked hard all his life, he decided to take a long vacation. (Karena dia telah bekerja keras sepanjang hidupnya, maka dia memutuskan untuk mengambil liburan panjang)
Tetapi kadang-kadang dapat juga menunjukkan pengertian waktu dan sebab bersama�sama.
  • Having eaten too much, he became sleepy. (Karena dia makan terlalu banyak, dia jadi mengantuk)
Perhatikan beberapa contoh berikut:
  • Needing some money to buy a book, Ali cashed a check. (= Because he needed some money to buy a book, Ali chased a check.)Being unable to afford a car, she bought a bicycle. Unable to afford a car, she bought a bicycle. (= Because she was unable to afford a car, she bought a bicycle.)
3. Infinitive Phrase

Adalah ungkapan yang mengandung infinitive dan infinitive phrase dapat digunakan/berfungsi sebagai Noun, Adjective atau Adverb.

a. Infinitive phrase sebagai Noun
  • To read books means to enlarge one's horizons.
  • To see his children again will make him happy.
  • To learn English, you must practice everyday.
  • To ask more money would be wrong.
  • To do that is difficult for me.
b. Infinitive phrase sebagai Adjective
  • He wanted books to juggle acrobatically.
  • The poison was strong enough to have killed ten people.
  • He is a good man for you to know.
c. Infinitive phrase sebagai Adverb
  • He read to enlarge his horizons.
  • He has been warned not to do that again.
  • I had hoped to see her soon.
4. Gerund Phrase

Adalah ungkapan yang mengandung gerund, dan biasanya hanya ber�fungsi sebagai Noun.
  • Reading books enlarge one's horizons.
  • Playing with guns is dangerous.
  • Taking a long walk every day is good exercise.
  • Her cleaning the house every day is not necessary.
  • The broadcasting by that station comes from the top of a skyscraper.
Appositive Phrase

Sebagai pelengkap pembahasan tentang Phrases, berikut ini diuraikan jenis phrases lain yaitu: Appositive Phrases, yang sangat besar peranannya dalam penyusunan kalimat dalam bahasa Inggris.

Appositive Phrases yaitu sekelompok kata yang berfungsi memberi keterangan tambahan kepada subjek atau objek.

Appositive Phrases dapat berupa noun, adjective, adverb, atau prepositional phrases.
  • Noun: He had asked Mr. Wilson, a prominent lawyer, to represent him in court.
  • Adjective: The professor, unaware that many of his students were asleep, went right on lecturing.
  • Adverb: The gentleman over there by the door is our accountant.
  • Prepositional phrase: Mr. Harris, in a hurry to get home, a took a taxi from the airport.
Susunan Kalimat dengan Appositive Phrases

1. Perubahan Adjective Clause menjadi Appositive Phrase


Adjective clauses yang mengandung bentuk Be dapat disingkat menjadi Appositive Phrase dengan hanya mempertahankan pelengkap (complement) sesudah Be (noun, adjective, adverb atau preposition at phrases).
  • The young man, who is now a lawyer in a large firm, has lost much of his old ambition. Menjadi: The young man, now a lawyer in a large firm, has lost mush of his old ambition.
  • The person who is responsible for the damage will have to pay for it. Menjadi: The person responsible for the damage will have to pay for it.
2. Letak Appositive Phrase dalam Kalimat

Letak Appositive Phrase yang paling umum adalah sesudah noun yang diterangkan olehnya, dan terletak di antara dua tanda koma.
  • His uncle, a proud and unbending man, refused all help that was offered him.
  • Ahmad, eager to get ahead in his career, worked hard day and night.
  • The man, aware that he had mad a mistake, tried to correct it.
  • The high-powered computer machine, the most powerful of its type, was finally readied for use.
Namun Appositive Phrase yang mengacu (menerangkan) subjek dari main verb dapat pula diletakkan di awal kalimat atau di akhir kalimat.

Di Awal Kalimat  
  • A proud and unbending man, his uncle refused all help that was offered him.
  • Eager to get ahead in his career, Charles worked hard day and night. (Pada posisi seperti ini, appositive phrase sering mengekspresikan sebab akibat, kadang-kadang kelonggaran.)
Di Akhir Kalimat  
  •  His uncle refused all help that was offered him, a proud and unbending man.
  • Charles worked hard day and night, eager to get ahead in his career

    Pengertian Gerund

  • Gerund adalah suatu kata yang dibentuk dari verb (kata kerja) dengan ditambahkan suffix (akhiran ) -ing dan berfungsi sebagai noun (kata benda).
  • Gerund merupakan verbal, yaitu suatu kata yang dibentuk dari kata kerja, namun berfungsi sebagai part of speech lain. Verbal yang lain yaitu infinitive dan participle. Seperti verbal lainnya, kata ini lebih umum untuk menamai action (aksi) atau state of being (keadaan).
  • Karena gerund berfungsi sebagai kata benda, maka harus ada verb lain dalam suatu kalimat.
  • Verbal ini dapat dipadukan dengan modifier dengan atau tanpa tambahan noun(s), pronoun(s), atau noun phrase membentuk gerund phrase.
Contoh Gerund: 
swimming, walking, playing, building

Part of Speech adalah kategori atau kelompok kata berdasarkan fungsinya di dalam sebuah kalimat. Part of Speech merupakan komponen penting yang harus dipelajari bagi siapa saja yang ingin mahir dalam bahasa Inggris. Part of Speech terdiri dari 8 bagian dan masing-masing bagian akan dijelaskan secara terperinci secara terpisah. Pada topik ini kami hanya akan membahasnya secara umum.

Pembagian Part of Speech

  1. Adjectives
  2. Adverbs
  3. Verbs
  4. Nouns
  5. Pronouns
  6. Prepositions
  7. Conjunctions
  8. Interjections

Penjelasan

1. Adjectives

Adjectives adalah kata-kata yang menerangkan kata benda (nouns) atau kata ganti (pronouns). Dalam Bahasa Inggris, Adjectives (kata sifat) dibagi lagi menjadi:
  1. Quality Adjectives
  2. Possessive Adjectives
  3. Demonstrative Adjectives
  4. Interrogative Adjectives
  5. Quantity Adjectives
  6. Numeral Adjectives
  7. Proper Adjectives
  8. Distributive Adjectives
Contoh kalimat Adjectives:
  • You look beautiful. --> Quality
    (Kamu kelihatan cantik)
  • My book is expensive. --> Possessive
    (Buku saya mahal)
  • That book is on the table. --> Demonstrative
    (Buku itu ada di atas meja)
  • Whose book is this? --> Interrogative
    (Buka siapa ini?)
  • Some books are in the drawer. --> Quantity
    (Beberapa buku ada di dalam laci)
  • I have two books. --> Numeral
    (Saya punya 2 buah buku)
  • Nicholas Anelka is French. --> Proper
    (Nicholas Anelka berkebangsaan Perancis)
  • I can read every book in the library. --> Distributive
    (Saya boleh membaca setiap buku di perpustakaan ini)

2. Adverbs

Adverbs adalah kata yang berfungsi untuk memberikan keterangan pada kata kerja, kata sambung, kata depan, kata sifat, kata keterangan lainnya dan keseluruhan kalimat. Adverbs (kata keterangan) ini terbagi atas:
  1. Simple Adverbs
  2. Interrogative Adverbs
  3. Relative Adverbs
Contoh kalimat Adverbs:
  • She is cooking in the kitchen right now. --> Simple
    (Dia sedang memasak sekarang)
  • Where do you live?
    (Dimana kamu tinggal?)
  • This is the hotel where he stays at.
    (Inilah hotelnya dimana dia menginap)

3. Verbs

Verbs (kata kerja) adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan keadaan. Verbs terbagi atas:
  1. Finite Verbs, seperti read, write, grow, sleep, dll
  2. Auxiliary Verbs, seperti is, am, are, was, were, have, can, might, dll
  3. Linking Verbs, seperti look, stay, appear, sound, taste, feel, dll
  4. Transitive Verbs, seperti read, build, write, open, close, dll
  5. Intransitive Verbs, seperti freeze, rise, boild, cry, dll
  6. Regular Verbs, seperti called, visited, phoned, dll
  7. Irregular Verbs, seperti writted, read, spoken, rang, dll

4. Nouns

Nouns (Kata Benda) adalah segala sesuatu yang kita lihat atau dapat kita bicarakan dan yang menunjukkan orang, benda, tempat, tumbuhan, hewan, gagasan dan sebagainya. Nouns terbagi atas:
  1. Concrete Nouns, seperti book, pen, table, chair, dll
  2. Abstract Nouns, seperti happiness, wisdom, sadness, courage, dll

5. Pronouns

ronouns (Kata Ganti) adalah kata yang menggantikan kata benda (nouns). Beberapa kata yang digunakan dalam Pronouns juga digunakan dalam Adjectives, namun berbeda fungsi dan bentuknya. Pronouns terbagi atas:
  1. Personal Pronouns
  2. Demonstrative Pronouns
  3. Possessive Pronouns
  4. Interrogative Pronouns
  5. Relative Pronouns
  6. Indefinite Pronouns
  7. Reflexive Pronouns
  8. Intensive Pronouns
  9. Reciprocal Pronouns
Contoh kalimat Pronouns:
  • I like Sarah. She is a doctor. --> Personal
    (Saya suka dengan Sarah. Dia adalah seorang dokter)
  • Those are my pencils. These are yours. --> Demonstrative
    (Itu adalah pensil-pensil saya. Nah, yang ini pensil-pensil mu)
  • This is my car. That is yours. --> Possessive
    (Ini adalah mobil saya, Nah itu, mobilmu)
  • What is your name? --> Interrogative
    (Siapa nama kamu?)
  • The man who called you is my uncle. --> Relative
    (Laki-laki yang memanggilmu adalah paman saya)
  • Someone knocked at the door. --> Indefinite
    (Seseorang mengetuk pintu)
  • I cut myself with a knife. --> Reflexive
    (Saya kena pisau)
  • Henry himself told me so. --> Intensive
    (Henry sendiri yang bilang begitu)
  • They love each other. --> Reciprocal
    (Mereka saling mencintai)

6. Prepositions

Preposition (Kata Depan) adalah kata yang tidak dapat berubah bentuknya dan biasanya di letakkan di depan kata benda atau padanan kata benda lainnya (objek) yang bertujuan untuk menunjukkan hubungannya tertentu dengan kata-kata lain dalam kalimat. Prepositions terbagi atas:
  1. Simple Prepositions, seperi on, at, to, in, dll
  2. Double Prepositions, seperti into, onto, from under, dll
  3. Compound Prepositions, seperti across, along, behind, about, dll
  4. Participial Prepositions, seperti pending, during, notwithstanding, considering, dll
  5. Prepositional Phrase, seperti because of, by means of, in the name of, by the name of, dll
  6. Disguised Prepositions, seperti o'clock, o'lantern, a-hunting, dll

7. Conjunctions

Salah satu dari part of Speech yang perlu kita pelajari adalah Conjunctions. Conjunctions (Kata Sambung) adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan atau kalimat dan sebagainya. Conjunctions terbagi atas:
  1. Coordinating Conjunctions
  2. Sub-Ordinating Conjunctions
Contoh kalimat:
  • You and I will go to Bali tomorrow. --> Coordinating 
    (Saya dan kamu akan pergi ke Bali besok)
  • He said that he could pick me up. --> Sub-ordinating
    (Dia berkata bahwa dia bisa menjemput saya)

8. Interjections

Interjection (Kata Seru) adalah suatu bunyi seru yang ditambahkan ke dalam kalimat untuk menunjukkan perasaan atau emosi yang kuat seperti kegembiraan, kesedihan, keterkejutan, persetujuan, keheranan, dsb.
Contoh Kalimat:
  • Hurray! = Hore!
  • Alas! = Aduh! Sayang!
  • Bravo! = Bagus sekali!
  • Hush! = Diam!
  • Bosh! = Omong kosong!
  • Ah! = Aduh!
  • Dear me! = Astaga!
  • For heaven's sake! = Ya Allah!
  • Good heavens! = Masya Allah!
  • Good Lord! = Astaga!
  • Farewell! = Selamat Jalan!
  • Well done! = Bagus sekali!
  • Thank goodness! = Syukurlah!
  • Thank God! = Alhamdulillah!
 
Conjunction adalah kata atau kelompok kata yang merupakan salah satu dari part of speech yang berfungsi menghubungkan dua kata, phrase (frasa), clause (klausa), atau paragraph (paragraf).

Macam-Macam Conjunction

Adapun macam-macam kata hubung ini antara lain sebagai berikut.
Kata hubung ini digunakan untuk menghubungkan dua konstruksi gramatikal yang sama yaitu: kata, phrase atau clause.
Contoh: and, or, for

Kata hubung ini digunakan berpasangan untuk menunjukkan hubungan antara dua kata, phrase , atau clause.
Contoh: as… as, both… and…, either… or…

Kata hubung ini digunakan untuk membangun hubungan ide antara dependent dengan main clause.
Contoh: Nobody knows where she lives now.

Kata hubung ini berfungsi baik sebagai adverb maupun conjunction . Sebagai kata hubung, kata ini berfungsi untuk menghubungkan dengan logis independent clause, sedangkan sebagai adverb, untuk menerangkan clause kedua.
Contoh: She’s not bad; rather, she’s very kind.

Hubungan Antar Conjunction

Hubungan antar conjunction yaitu hubungan antara Coordinate dan Adverbial Conjunction. Beberapa adverbial memiliki padanan makna dengan coordinate, namun adverbial lebih memberi penekanan dengan cara penggunaan punctuation (tanda baca).
Contoh: and vs besides, but vs however, so vs thus

Hubungan Antara Conjunction dengan Part of Speech Lain

Hubungan kata hubung ini dengan part of speech lain yaitu hubungan antara Subordinate Conj. dan Preposition. Beberapa subordinate conjunction selain berfungsi sebagai kata hubung, juga dapat berfungsi sebagai preposition.
Contoh: after, before, until

Subject-Verb Agreement


Aturan-aturan dasar dalam Subject-Verb Agreement:
  1. Each, every, much selalu diikuti oleh verba tunggal
Contoh: Each student has got the workbook.
  1. Uncountable noun (waktu, uang, jarak, dll) selalu diikuti verba tunggal
Contoh: Three minutes is all I need to fix the computer.
  1. “The” + adjective selalu diikuti oleh verba jamak
Contoh: The young need guidance from the old.
  1. Public, police, people, cattle, clergy selalu diikuti verba jamak.
Contoh: The police ask everybody to obey the rules.
  1. Jika dua subjek dihubungkan dengan and, maka diikuti verba jamak.
Contoh: Steve and Noel are siblings.
  1. Gerund yang berfungsi sebagai subjek kalimat selalu diikuti verba tunggal.
Contoh: Planting trees is necessary to decrease the level of pollutants in the air.
  1. Pada kata other:
    1. Jika Other diikuti nomina tunggal, maka verbanya tunggal.
Contoh: There isn’t any other way to do it.
    1. Jika Other diikuti nomina jamak, maka verbanya jamak.
Contoh: There aren’t any other ways to do it.

PUNCTUATION
1.      Apostrophe (’)
Apostrophe memiliki dua kegunaan yaitu untuk menunjukan Ownership (kepemilikan) dan contractions.
*      Ownership       : untuk menunjukan kepemilikan seseorang.
Contoh :
-        Those are Herry’s books.
-        Herry went to his grandparent’s house last week.
*   Contractions     : dalam hal ini, apostrophe dapat diletakkan di antara dua kata agar menjadi satu kata.
Contoh :
-        Can not menjadi can’t.
-        It is menjadi it’s

2.      Capital Letters
Capital Letter adalah huruf capital pada kata pertama di setiap kalimat dan pada huruf pertama pada nama orang atau tempat.
Contoh:
-        Indonesia has more than one thousands islands.
-        I buy a dress for Dhea.
3.      Colon (:)
Digunaka untuk menunujukan daftar sesuatu dan menunjukan kutipan.
Contoh:
-        There are many kind of method in teaching: TPR, CLL, CLT, GTM and etc.
-        The owner of the company said: “I have invested all my stocks.”
4.      Comma (,)
Contoh:
-        Therefore, we should write a letter to the prime minister.
-        When the bell rang, I was in my bedroom doing my assignment.
*      Digunakan pada sebuah kutipan untuk menunjukan bahwa seseorang telah berkata secara langsung.
Contoh:
-        “I can come today,” she said, “but not tomorrow.”
-        The teacher said to the students, “don’t forget to submit your homework next Friday”.
*      Digunakan untuk menunjukan daftar tiga atau lebih dari benda yang berbeda.
Contoh
-        There are many beautiful beaches in Gunungkidul such as Sundak, Krakal, Baron and many more.
-        Last week, I went to the beach with my friends. They were Syam, Lia, Ika and Indar.
*      Koma dapat diletakkan diantara anak kalimat sebagai. Informasi tambahan dalam sebuah kalimat
Contoh:
-        Halley William, who was born in 1990, is my favorite singer.
-        The boy, who is standing there, is my boyfriend.
5.      Dash (–)
Contoh:
-        Mild, wet, and cloudy - these are the characteristics of weather in Vancouver.
-        Blue, purple and green – these are my favorit colors.
*      Digunakan  pada sebelum dan sesudah phrase atau daftar yang menunukan informasi tambahan in tengah kalimat.
Contoh:
-        The children - Pierre, Laura, and Ashley - went to the store.
-        The novel – Twilight, New Moon, Eclipse and Breaking Dawn are created by Stephanie Meyer.
*      Untuk menunjukan bahwa seseorang telah menyela pembicaraan.
Contoh:
-        The woman said, "I want to ask - " when the earthquake began to shake the room.
6.      Ellipsis Points (...)
Ellipsis adalah pengurangan satu kata atau lebih dalam sebuah paragraph, biasanya digunakan pada kutipan. Ellipsis Points dapat diletakkan pada awal, tengah maupun akhir kalimat.
Contoh:
-        The greater the knowledge of a reader, the better the comprehension of text.... Knowledge is an organized collection of information.... Comprehension within this framework is perceived more as confirmation of hypotheses about the way the world is thought to be than as a purely original assimilation of new facts.
7.      Exclamation mark ( ! )
Digunakan pada akhir kalimat untuk menunjukan kegembiraan atau kejutan.
Contoh:
-        “Congratulation!” she said to me because I have won the competition.
-        “Help, help!” She shouted.
8.      Full Stop ( . )
*      Digunakan untuk mengakhiri kalimat.
Contoh:
-        I have finished my assignment last night.
-        My teacher is a handsome man.
-        I really love my boyfriend.
*      Digunakan untuk menuliskan gelar (titles), singkatan (abbreviations)  dan singkatan dari huruf-huruf kata uraian (acronyms)
Contoh:
-        Titles                : M.Pd, M.Ag, M.Hum
-        Abbreviation/ acronyms : Prof., U.S.A.,
*      Full stop sebagai  ‘dot’
Contoh:
-        www.google.com
-        www.yahoo.com

*      Full stop sebagai pengubah decimal
Contoh:
-        6.5
-        22.6574
9.      Hyphen ( - )
Contoh : sweet-smelling
fire-resistant
*      Untuk menggabungkan imbuhan pada kata.
Contoh : anti-Canadian
non-contact
*      Digunakan ketika menulis angka gabungan.
10.  Inverted Commas (or Quotation Marks) Single (‘ ’) or Double (“ ”)
Digunakan untuk menunjukan bahwa seseorang telah berkata secara langsung.
Contoh :
-        "Hallie said, 'Mimi, please wash the dishes.'"
-        "'Today,' said our teacher 'is the first day of the rest of your lives.'"
-        The teacher suggests, ‘It’s better for you to study that playing games’.
11.  Parentheses (or Brackets) ( )
Digunakan untuk menyertakan materi yang akan dijelaskan.
Contoh:
-        Thirty-five years after his death, Robert Frost remains America's favorite poet. (We remember him at Kennedy's inauguration.)
-        Thirty-five years after his death, Robert Frost (we remember him at Kennedy's inauguration) remains America's favorite poet
12.  Question Mark (?)
Digunakan untuk menulis pertanyaan, menanyakan keterangan dan bertanya sesuatu.
Contoh:
-        How many kind of Orchid?
-        "Herry said 'How are you?' to Wulan."
-        “Why don’t you buy a new one?”
13.  Semi-Colon ( ; )
Contoh :
-        The festival is very popular; people from all over the world visit each year.
*      Menggunakan semicolon pada daftar yang telah menggunakan comma.
Contoh :
-        The three biggest cities in Canada are Toronto, Ontario; Montreal, Quebec; and Vancouver, B.C
14.  Slash ( / )
*      Digunakan untuk menunjukan atau
Contoh : Dear Sir/Madam
*      Digunakan untuk menunjukan pecahan
Contoh : 1/2 (one half), 2/3 (two thirds)
*      Digunakan untuk menunjukkan "per" dalam pengukuran kecepatan, harga dll.
Contoh : The speed limit is 100 km/h. (kilometres per hour)
*      Orang sering menggunakan garis miring pada singkatan tertentu.
Contoh : This is my a/c number. (account)
*      Digunakan dalam tanggal hari terpisah, bulan dan tahun.
Contoh : He was born on 30/11/2007.
*      Slash digunakan untuk bagian-bagian terpisah dari sebuah alamat website (url) di Internet, dan untuk folder terpisah pada beberapa system computer.
*      Contoh : file:///Users/mac/tara/photos/image.jpg
15.  Underlining ( _ )
Digunakan untuk menekan atau menegaskan kata atau phrase dalam sebuah tulisan. Contoh:
-        ..showed after the significance test that the true value was ...
(becomes ‘the true value’)
16.  Variations in Printing: Bold Type (as this heading) and Italic Type (italics)
*      Bolding
-        Digunakan untuk menekankan kata dalam teks dan sangat berguna untuk menarik perhatian.
Contoh:
-              Ensure that the correct fuse is fitted in the power-supply fuseholder (see Section 10 for specifications). If you are in doubt about making the electrical connections, consult a qualified electrician.
-        Untuk menunjukan judul buku
Contoh :
-        Teaching English as Foreign Language to Young Learners.
-        Understanding and Using English Grammar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar