Perancangan basis data adalah proses pembuatan (develop) struktur database sesuai dengan data yang dibutuhkan oleh user. Dalam perancangan basis data tentu sangat dibutuhkan model data seperti apa yang diinginkan, dan hal itu sudah dibahas pada bagian sebelumnya.
Selanjutnya mengambil langkah-langkah dalam perancangan basis data, yaitu:
Mendefinisikan kebutuhan (Requirements definition) tujuannya: untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan data yang dibuat oleh user dalam sebuah organisasi.
Rancangan konseptual (Conceptual Design) tujuannya: untuk membuat sebuah model data konseptual (atau arsitektur informasi) yang akan mendukung perbedaan kebutuhan informasi dari beberapa user dalam sebuah organisasi.
Rancangan Implementasi (Implementation Design) tujuannyal: untuk memetakan model data logis (logical data model) kedalam sebuah skema yang dapat diproses oleh DBMS tertentu melalui transformasi ER-D ke Relasi.
Rancangan fisik (Physdical Design). Pada tahap terakhir ini, logical database structured (normalized relation, trees, network, dll) dipetakan menjadi physical storage structure seperti file dan tabel. Rancangannya seperti:
· Model detail oleh Database Specialist
· Diagram Entity-Relationship
· Normalisasi
· Spesifikasi hardware/software
Kamis, 19 Desember 2013
Jumat, 18 Oktober 2013
Minggu, 15 September 2013
SELECT STATEMENT SQL
elemen dasar sql
elemen dasar sql terdiri dari pernyataan,nama,tipe data,konstanta,ekspresi dan fungsi bawaandisi ni kita hanya membahas pernyataan
1.ALTER mengubah struktur tabel
2.COMMIT mengakhiri sebuah eksekusu transaksi
3.CREATE menciptakan table,indeks
4. DELETE menghapus baris pada table
5.DROP menghapus table,indeks
6.GRANT menugaskan hak terhadap basis data kepada pengguna atau group pengguna
7.INSERT menambahkan sebuah baris pada table
8.REVOKE membatalkan hak terhadap basis data
9.ROLLBACK mengembalikan ke dalam bentuk semula sekiranya suatu transaksi gagal dilaksanakan
10.SELECT memilih baris dan kolom pada tabel11.UPDATE mengubah nilai pada sebuah baris
Sintaks Pernyataan SELECT SQL:
SELECT column_list FROM table-name
[WHERE Clause]
[GROUP BY clause]
[HAVING clause]
[ORDER BY clause];http://beginner-sql-tutorial.com/id/sql-select-statement.htm
http://faizmoen.blogspot.com/2012/10/pembahasan-sql.html
Kamis, 05 September 2013
Structured Query Language
Pengertian SQL
SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.
Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).
Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.
Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.
Standarisasi
Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. Standar ini sering disebut dengan SQL86.Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.
Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.
Pemakaian dasar
Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[1], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.
Kategori
SQL memiliki 3 kategori perintah
1 Data Definition Language (DDL), yakni perintah2 yang digunakan untuk mendefinisikan (menciptakan, tambah/mengubah/hapus) sturktur data/tabel
2 Data manipulation language (DML), yakni perintah yang digunakan untuk memanipulasi database (melihat, menenusuri, filtering, summarize, perhitungan, dll)
3 Data Control Language (DCL, digunakan untuk mengedalikan database
Perintah Perintah dalam Data Base
Perintah-perintah dalam SQL bisa disebut dengan query.
Ada tiga sub perintah:
1. DDL -> Data Definition Language
2. DML -> Data Manipulation Language
3. DCL -> Data Control Language
I. Data Definition Language
Ini adalah perintah dasar untuk membangun kerangka nya database, seperti:
CREATE: Perintah ini digunakan untuk membuat. Membuat database baru, view baru, kolom, dll.
Nanti kita bahas bagaimana cara untuk menggunakan perintah ini.
ALTER: Perintah ini digunakan untuk mengubah strukturnya tabel yang sudah jadi sebelumnya.
Seperti mengganti nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom,
bisa juga untuk memberikan atribut pada kolom.
DROP: Perintah ini digunakan untuk menghapus database dan tabel.
II. Data Manipulation Language
Ini adalah perintah untuk memanipulasi data dalam database yang sudah dibuat. Perintah-perintahnya seperti:
INSERT: Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukan databaru ke dalam tabel.
SELECT: Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari suatu tabel.
Data yang kita ambil bisa kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung atau melalui tampilan aplikasi.
UPDATE: Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data baru.
DELETE: Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel
2.1 Tujuan SQL
Tujuan dari pemakaian SQl dalam menyelesaikan tugas-tugas yang berkaitan dengan database, diantaranya :
• Memanggil data dari satu table atau lebih
• Memanipulasi data
• Mendapatkan ringkasan informasi
• Membuat, memodifikasi atau menghapus table
• Membuat atau menghapus index
3.2. Fungsi (Function ) SQL
MS SQL Server memiliki beberapa fungsi untuk manipulasi data antara lain,
• a. Fungsi string atau karakter
• b. Fungsi tanggal
• c. Fungsi matematika
• d. Fungsi system atau fungsi scalar
• e. Fungsi User Defined
• f. Fungsi tambahan yang dapat digunakan untuk mengubah (konversi) dari data yang satu ke data yang lain.
sumber :
http://nyoman.staf.narotama.ac.id/files/2012/01/mohriyan-SQL.pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/SQL
SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.
Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).
Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.
Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.
Standarisasi
Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. Standar ini sering disebut dengan SQL86.Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.
Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.
Pemakaian dasar
Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[1], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.
Kategori
SQL memiliki 3 kategori perintah
1 Data Definition Language (DDL), yakni perintah2 yang digunakan untuk mendefinisikan (menciptakan, tambah/mengubah/hapus) sturktur data/tabel
2 Data manipulation language (DML), yakni perintah yang digunakan untuk memanipulasi database (melihat, menenusuri, filtering, summarize, perhitungan, dll)
3 Data Control Language (DCL, digunakan untuk mengedalikan database
Perintah Perintah dalam Data Base
Perintah-perintah dalam SQL bisa disebut dengan query.
Ada tiga sub perintah:
1. DDL -> Data Definition Language
2. DML -> Data Manipulation Language
3. DCL -> Data Control Language
I. Data Definition Language
Ini adalah perintah dasar untuk membangun kerangka nya database, seperti:
CREATE: Perintah ini digunakan untuk membuat. Membuat database baru, view baru, kolom, dll.
Nanti kita bahas bagaimana cara untuk menggunakan perintah ini.
ALTER: Perintah ini digunakan untuk mengubah strukturnya tabel yang sudah jadi sebelumnya.
Seperti mengganti nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom,
bisa juga untuk memberikan atribut pada kolom.
DROP: Perintah ini digunakan untuk menghapus database dan tabel.
II. Data Manipulation Language
Ini adalah perintah untuk memanipulasi data dalam database yang sudah dibuat. Perintah-perintahnya seperti:
INSERT: Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukan databaru ke dalam tabel.
SELECT: Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari suatu tabel.
Data yang kita ambil bisa kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung atau melalui tampilan aplikasi.
UPDATE: Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data baru.
DELETE: Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel
2.1 Tujuan SQL
Tujuan dari pemakaian SQl dalam menyelesaikan tugas-tugas yang berkaitan dengan database, diantaranya :
• Memanggil data dari satu table atau lebih
• Memanipulasi data
• Mendapatkan ringkasan informasi
• Membuat, memodifikasi atau menghapus table
• Membuat atau menghapus index
3.2. Fungsi (Function ) SQL
MS SQL Server memiliki beberapa fungsi untuk manipulasi data antara lain,
• a. Fungsi string atau karakter
• b. Fungsi tanggal
• c. Fungsi matematika
• d. Fungsi system atau fungsi scalar
• e. Fungsi User Defined
• f. Fungsi tambahan yang dapat digunakan untuk mengubah (konversi) dari data yang satu ke data yang lain.
sumber :
http://nyoman.staf.narotama.ac.id/files/2012/01/mohriyan-SQL.pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/SQL
Langganan:
Postingan (Atom)